Maaf untuk Buyer sekalian
Untuk saat ini kami hanya melayani di tempat
Dan belum bisa melakukan pengiriman..
Harap Maklum.. :)
SOLD OUT
SOLD OUT
Maaf untuk Buyer sekalian
Untuk saat ini kami hanya melayani di tempat
Dan belum bisa melakukan pengiriman..
Harap Maklum.. :)
SOLD OUT
SOLD OUT
Jenis / ras | Usia | Harga | Harga hari |
Lokal | 2 bulan (anakan) Dewasa (siap kawin) | Rp, 25.000 – 30.000 * Rp, 65.000 – 70.000 * | |
Fuzzy loop | 2 bulan (anakan) Dewasa (siap kawin) | Rp. 70.000 – 120.000 Rp. 200.000 - Rp, 500.000 * | |
Anggora | 2 bulan (anakan) Dewasa (siap kawin) | Rp. 125.000 – 180.000 * Rp. 400.000 - Rp. 750.000 * | |
Rex | 2 bulan(anakan) Dewasa (siap kawin) | Rp. 50.000 - 70.000 - | |
Gibas | 2 bulan (anakan) Dewasa(siap kawin/ siap potong) | Rp. 30.000 – 50.000 * Rp. 85.000 – 100.000 * | |
Himalayan | 2 bulan (anakan) Dewasa (siap kawin) | Rp. 100.000 Rp. 400.000 |



Sejarah Kuno Kelinci
berdasarkan catatan sejarah kelinci berasal dari Phoenicians (3.000 SM), ketika itu seorang pelaut menemukan kelinci disuatu tempat yang dinamakan "“land of the seraphs” yaitu sebuah daerah yang sekarang dikenal dengan nama spanyol.
cerita kelinci selanjutnya tercatat pada masa romawi, dimana Roma ketika itu merupakan sebuah kerajaan dengan kekuatan militer yang luar biasa. Di jaman itu kelinci digunakan untuk memberi makan tentara. Mereka menyebut kelinci ini dengan nama Leporaria
Sejarah kelinci Abad Pertengahan

Kelinci diperkenalkan ke Britania Raya pada abad ke-13. Pada abad ke-16 Ratu Elizabeth, membuat atau memberi nama sebuah pulau dengan sebutan "rabbit islands", pulau di danau dan sungai di mana kelinci bisa berkembang biak. Saat ini ada lebih dari 800 pulau kelinci di lautan dan danau di dunia.
Sejarah kelinci pindah ke abad ke-17 dan ke-18 ketika penjelajah dunia mengambil kelinci Eropa ke negara asing. Antara lain Kapten James Cook yang pertama kali membawa kelinci ke Australia di 1770 ini.
Selama zaman Victoria abad ke-19, sebagai Revolusi Industri membawa orang-orang dari pertanian dan masuk ke daerah perkotaan, menjadi populer di kalangan kelas menengah atas untuk menjadikan kelinci sebagai hewan peliharaan.Bisnis muncul yang melayani kepemilikan kelinci, dan mereka dipromosikan kelinci dengan mengasosiasikan kelinci dengan anak-anak dan kepolosan.
(sumber : rabbitworldview.com , nzdl.org , dan Ehow.com)